BEKASI, Limadetik.com – Polsek Tarumajaya mengungkap peredaran miras di wilayah Kaliabang, Bekasi Utara, Kota Bekasi yang merupakan wilayah Polres Metro Bekasi Kota. Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan anak-anak remaja di wilayah Tarumajaya yang kerap mengkonsumsi miras oplosan.

“Setelah kita kembangkan, ternyata anak-anak tersebut membeli miras di suatu tempat. Begitu kita lakukan razia, TKP tersebut berada di Kampung Kaliabang wilayah Bekasi Utara,” kata Kapolsek Tarumajaya, AKP Agus Rohmat, saat gelar kasus miras oplosan, Minggu 3 Juni 2018.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di sebuah toko jamu milik SB (26) di Kampung Kaliabang Tengah RT 07 RW 06 Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, yang diduga menjadi lokasi pembuatan miras oplosan, polisi berhasil mengamankan seorang pelaku berikut barang bukti, di antaranya 170 plastik miras oplosan, 4 botol besar minuman berkarbonat dan setengah ember besar miras oplosan.

“Pelaku yang kita amankan mengaku hanya menunggui tempat tersebut. Sementara si pemilik adalah abangnya. Nanti akan kita kembangkan lagi, karena ini TKP nya di wilayah Bekasi Utara, Bekasi Kota, oleh karenanya berkasnya nanti kita akan limpahkan ke Polsek Bekasi Utara,” ujarnya.

Polisi mengatakan, satu bungkus miras oplosan dibandrol pelaku seharga Rp15 ribu. Pembeli miras oplosan rata-rata adalah pemuda, meski tidak sedikit yang merupakan remaja SMA.

 

Bahan baku pembuatan miras oplosan sendiri diakui pelaku terdiri dari beberapa campuran bahan, antara lain ginseng, cola, air mineral, dan lain sebagainya. “Berbahaya atau tidak dikonsumsi anak remaja, kita akan cek dulu ke lab,” terangnya.

Pelaku berdalih baru satu hari berjualan miras dan dirinya sama sekali tak tahu menahu siapa peracik miras oplosan tersebut. Kendati berbahaya dan sudah menelan banyak korban tewas, pelaku berdalih terpaksa menjual miras oplosan untuk biaya pulang ke kampung halaman.

“Iya terpaksa, untuk biaya pulang kampung. Kalau ada yang mau beli, biasanya langsung ke lokasi penjual,” kilahnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here