Pelaporan LKPM Melonjak, Sumenep Naik ke Zona Hijau Investasi

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim DPMPTSP Sumenep saat bersama Accounting Myzee Hotel

Tim DPMPTSP Sumenep saat bersama Accounting Myzee Hotel

Pelaporan LKPM Melonjak, Sumenep Naik ke Zona Hijau Investasi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep mencatat capaian positif dalam pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan II 2026. Realisasi investasi yang dilaporkan pelaku usaha telah mencapai Rp115,36 miliar atau 102,54 persen dari target sebesar Rp112,50 miliar.

Capaian tersebut diraih hanya beberapa hari setelah DPMPTSP menggelar bimbingan teknis (Bimtek) LKPM pada 8–9 Juli 2026 yang disertai pendampingan intensif kepada pelaku usaha.

Data DPMPTSP menunjukkan, hingga 6 Juli 2026 nilai LKPM yang tercatat masih sebesar Rp306 juta. Setelah pelaksanaan Bimtek, angka tersebut meningkat menjadi Rp13,40 miliar pada 8 Juli, kemudian melonjak menjadi Rp32,98 miliar pada 9 Juli. Tren kenaikan berlanjut menjadi Rp63,96 miliar pada 10 Juli dan mencapai Rp115,36 miliar pada Sabtu (11/7/2026).

BACA JUGA  RSUD Sumenep Masuk Program Prioritas Nasional KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Segera Hadir
Pelaporan LKPM Melonjak, Sumenep Naik ke Zona Hijau Investasi
Tim bersama Accounting BHC

Dengan capaian itu, Kabupaten Sumenep tidak hanya memenuhi target pelaporan LKPM Triwulan II, tetapi juga berhasil melampauinya sekitar Rp2,86 miliar. Peningkatan tersebut turut mengubah status capaian pelaporan investasi daerah dari zona kuning menjadi zona hijau.

Di tengah masa pelaporan yang masih berlangsung hingga 15 Juli 2026, DPMPTSP tetap mengoptimalkan pendampingan kepada pelaku usaha. Bahkan pada hari libur, Sabtu (11/7), Tim Pengawasan, Pengendalian, dan Pembinaan Penanaman Modal (Wasdalbin PM) turun langsung melakukan asistensi ke sejumlah perusahaan.

BACA JUGA  BRIDA Sumenep Catat Lonjakan Inovasi, 217 Program Lahir Sepanjang 2025 Dorong Pelayanan Publik Makin Modern

Beberapa perusahaan yang mendapat pendampingan di antaranya Baghraf Health Care (BHC), Myzee Hotel, serta PT Mayora. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses pelaporan berjalan sesuai ketentuan sekaligus membantu pelaku usaha apabila mengalami kendala teknis.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Sumenep Heru Santoso melalui Kepala Bidang Penanaman Modal Herman Hariyanto mengatakan, strategi pendampingan langsung menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan LKPM.

“Masa pelaporan masih berlangsung hingga 15 Juli, sehingga tim kami tetap memberikan pendampingan agar pelaku usaha dapat menyampaikan LKPM secara tepat waktu dan sesuai ketentuan. Hasilnya, target Triwulan II berhasil terlampaui dan Sumenep kini berada di zona hijau,” kata Herman.

BACA JUGA  Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Dibayar dengan Kerja Nyata
Pelaporan LKPM Melonjak, Sumenep Naik ke Zona Hijau Investasi
Tim saat berada di PT Mayora

Menurut dia, pendampingan lapangan tidak hanya bertujuan meningkatkan angka pelaporan, tetapi juga memastikan kualitas data investasi yang disampaikan perusahaan tetap akurat.

“Pelaporan LKPM yang baik akan menghasilkan data investasi yang valid. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan kebijakan pengembangan investasi daerah serta evaluasi iklim usaha di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

DPMPTSP memastikan pendampingan akan terus dilakukan hingga berakhirnya masa pelaporan pada 15 Juli 2026. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus memperkuat basis data investasi sebagai acuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal
H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan
Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas
Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep
Ngonjuk Lajangan di Billapora Rebba, Ketua DPD PSI Sumenep Dorong Pelestarian Budaya
Ormas Bluto Didorong Jadi Benteng Persatuan, Bakesbangpol Tekankan Kekuatan Nilai Lokal
Tak Disangka, Kepala Cabdindik Sumenep Ternyata Punya Bakat Terpendam di Balik Mikrofon
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Layanan Poli Urologi, Peserta BPJS Bisa Berobat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:47 WIB

H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Ngonjuk Lajangan di Billapora Rebba, Ketua DPD PSI Sumenep Dorong Pelestarian Budaya

Berita Terbaru

Noris Soleh

Opini

Pentingnya Budaya Literasi dalam Dunia Kemahasiswaan

Senin, 24 Agu 2026 - 16:54 WIB