https://limadetik.com/

Dampak Pandemi, Pantai e-Kasogi Sepi Pengunjung di Hari Weekend

  • Bagikan
Dampak Pandemi, Pantai e-Kasogi Sepi Pengunjung di Hari Weekend
FOTO: Panorama Pantai E-Kasogi

SUMENEP, LimaDetik.Com – Pandemi Covid’19 menyebabkan industri pariwisata mengalami dampak negatif yang cukup signifikan, seperti menurunnya jumlah pengunjung.

Dampak di atas dialami Pantai E-kasogi yang terletak di Desa Tanjung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sedikit terlihat lengang karena faktor pengunjung, Minggu (07/03/2020).

https://limadetik.com/

Terlihat jelas jumlah pengunjung di Pantai E-kasogi yang sangat minim meskipun di hari libur kerja atau weekend. Itu semua karena masih dalam situasi pandemi.

Supriati, penjual tiket masuk di Pantai e-kasogi mengatakan bahwa sejak masa pandemi Covid-19 terjadi penurunan jumlah pengunjung yang sangat signifikan dari hari-hari sebelum pandemi.

“Saat ini sudah turun drastis,” kata Supriati kepada Limadetik.com.

Selain itu, wanita yang berkerudung hijau itu menambahkan bahwa berkurangnya jumlah pengunjung karena masih takut akan tertular Covid-19.

“Mereka (pengunjung) masih takut dikena Covid. Makanya mereka jarang kesini,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut manajer pengelola Pantai e-kasogi, Fadel menympaikan bahwa dampak Covid-19 terhadap industri pariwisata benar-benar dirasakan olehnya. Bahkan tempat tersebut (pantai ekasogi, red) pernah tutup selama beberapa waktu.

“Kebetulan Saronggi itu pernah di Lockdown bagian timur selama 28 hari. Jadi disini tutup, tidak terima pengunjung,” kata Fadel.

Padahal, lanjut Fadel, fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola Pantai e-kasogi sudah bagus dengan panorama indah untuk dijadikan sebagai spot pariwisata.

“Untuk fasilitas yang ada di pantai e-kasogi sebenarnya sudah cukup memadai, baik dari ketersediaan tempat untuk santai bagi para pengunjung termasuk panorama yang kita sajikan sudah di atas rata-rata layak untuk dikunjungi. Tapi karena memang faktor pandemi ini yang membuat kami harus mengikuti peraturan pemerintah dalam mengelola pariwasata pantai e-kasogi” tukasnya.

Sebagaimana terpantau media ini di lapangan, penerapan protokol kesehatan di tempat wisata tersebut sudah cukup maksimal dan ketat. Bahkan ketika ada pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan covid-19 tidak diperbolehkan untuk berwisata di pantai e-kasogi.

(Erik/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan