BANGKALAN, LimaDetik.Com – Konflik kembali terjadi antar nelayan di Perairan Arosbaya, awalnya nelayan dari luar Bangkalan datang dengan menggunakan jaring trawl.
Melihat hal itu Sumli, Nelayan asal Kecamatan Arosbaya, menegur oknum nelayan yang menangkap ikan diperairan Arosbaya.
Naas, Sumli yang bermaksud menegur, malah dikeroyok oleh tiga orang nelayan dari luar Bangkalan di atas perahu.
Akibatnya (Sumli, red) mengalami luka bacok dibagian kepala, dan luka memar di tangan.
Baca Juga:
– Cuaca Buruk, Nelayan Sumenep Perbaiki Alat Tangkap
– Nelayan yang Hanyut Ditemukan di Hari Keempat, Satu Korban Masih Pencarian
Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmawas), Bilal Kurniawan langsung membawa Sumli ke puskesmas terdekat agar dilakukan perawatan terhadap nelayan.
“Selain itu, perahunya juga rusak mas, dan parahnya lagi nelayan tadi malah dibuang ke laut,” imbuh Bilal Kurniawan, Minggu (14/2/2021)
Bilal mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kajadian itu kepada Pol Air Polres Bangkalan.
“Saat ini langkah kami masih koordinasi dengan Dinas terkait, Polsek Arosbaya dan Pol Air,” cetusnya.
Sementara, Kepala Satuan Polisi Air (Kasatpolair) Polres Bangkalan AKP Ludwi Yarsa Pramono membenarkan kejadian pengeroyokan di tengah laut tersebut. Saat ini pihaknya sedang mendalami kejadian tersebut.
“Benar mas adanya kejadian itu, dan kami saat ini sedang mendalami kasusnya,” singkat dia.
(yudi/yd)