SUMENEP,  Limadetik.com – Dana Operasional Kegiatan (DOK) untuk program inovasi desa di tingkat kecamatan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur masih banyak yang tidak terserap.

Buktinya, hingga awal 2018, sedikitnya sekitar 7 kecamatan belum mencairkan dana DOK yang dibiayai oleh World Bank (Bank Dunia).

Kepala Bidang TTG Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sabeni menjelaskan, 7 kecamatan itu belum mencairkan dan DOK inovasi desa melalui tim inovasi desa. Itu lantaran waktu yang tersedia sangat minim.

“Waktu yang ada tidak mencukupi untuk mencairkan DOK,” katanya, Jum’at (5/1/2018).

Sayangnya, tidak menjelaskan kecamatan apa saja yang belum mampu mencairkan DOK tersebut. Beruntung, DOK yang belum diambil tidak lantas hangus, melainkan masih bisa dicairkan di tahun ini.

“Yang pasti mereka masih bisa melakukan pencarian tahun ini. Sebab, dana ini lintas tahun bisa diajukan pencariannya di tahun berikutnya. Sesuai dengan aturan yang berlaku. Jatah per kecamatan antara Rp 40 juta hingga Rp 50 juta,” tukasnya. (Hoki/yd) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here