PAMEKASAN, limadetik.com — Menghadapi krisis air bersih di musim kemarau, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, merealisasikan bantuan fasilitas sumur bor untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Program ini memprioritaskan kawasan krisis yang justru belum terjangkau oleh pemetaan kekeringan resmi milik pemerintah daerah setempat.
Penyaluran bantuan dikawal langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Nadi Mulyadi. Ia menuturkan, penetapan lokasi pengeboran didasarkan pada urgensi kebutuhan warga yang diserap melalui masa reses dewan.
”Ada beberapa titik hasil kolaborasi dengan fraksi di DPRD Kabupaten. Sesuai hasil reses, kami usulkan ke pusat. Ternyata saat dilihat di peta daerah, lokasi tersebut tidak termasuk wilayah kekeringan resmi, padahal di sana sangat membutuhkan air bersih. Maka Ibu Hj. Ansari berinisiatif hadir langsung membantu,” terang Nadi Mulyadi, Kamis (27/8/2026).
Pengeboran perdana saat ini tengah difokuskan di Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur. Nadi memastikan skema bantuan diberikan secara utuh agar dampaknya bisa langsung dirasakan warga tanpa membebani mereka dengan biaya tambahan peralatan.
”Bantuan ini lengkap, tidak hanya pengeboran saja tetapi termasuk tandon airnya juga. Jadi sudah disediakan, tinggal nanti warga menyambungkan paralonnya saja ke rumah masing-masing,” imbuhnya.
Menurut Nadi, pengeboran diperkirakan menembus kedalaman sekitar 88 meter untuk mendapatkan sumber air yang maksimal, dengan durasi pengerjaan diestimasi memakan waktu pengerjaan selama dua hari.
Fasilitas di titik pertama ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK).
Setelah pengerjaan di Kertagena Laok selesai, tim lapangan dijadwalkan segera bergeser untuk mengebor di lokasi prioritas selanjutnya, yang salah satunya berada di kawasan Kecamatan Pakong.
Hadirnya fasilitas ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Kertagena Laok, Abd. Qadir, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata dan respons cepat yang diberikan untuk mengatasi persoalan tahunan desanya.
”Terima kasih Ibu Hj. Ansari atas bantuan sumur bor di daerah desa kami, semoga ini bermanfaat. Karena di wilayah kami benar-benar kekurangan air bersih saat kemarau melanda,” tuturnya.
Penulis : Arif
Editor : Wahyu











