Memasuki Hari ke 18, Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Bukber di Masjid Raya Darussalam

PALANGKA RAYA, Limadetik.com — Dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama (Bukber) menjalankan bulan suci Ramadan yang memasuki hari ke 18, Sekda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Fahrizal Fitri yang mewakili Gubernur Kalteng melaksanakan Acara Berbuka Puasa Bersama.

Buka puasa bersama ini terlaksana berkat kerjasama Panitia hari-hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Kalimantan Tengah dan badan pengelola Mesjid Raya Darussalam yang terletak di Jl. G. Obos Palangka Raya berjalan dengan lancar, Minggu (3/6/18).

Dalam kesempatan kali ini pihak panitia sengaja menghadirkan KH. Zainudin Rais sebagai penceramah dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an Buka Puasa Bersama guna memotivasi serta menambah wawasan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Selain itu acara bukber juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama dan juga insan pers dari berbagai kalangan media, baik Online, Cetak dan Elektronik ikut dalam acara tersebut.

Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri juga mengingatkan kepada seluruh umat muslim bahwa turunnya kitab suci Al Qur’an adalah merupakan pedoman untuk umat islam didalam kehidupan di dunia.

“Seperti apa yang sudah disampaikan oleh KH. Zainudin Rais bahwa, didalam Al Qur’an itu sebagai kitab suci Agama Islam semuanya berkenaan dengan tatanan hidup sesama manusia serta kepada Allah Swt yang menciptakan manusia beserta isinya” paparnya.

Sekda juga menyinggung terkait dengan insentif para Ustad ataupun guru-guru mengajar, Fahrizal Fitri saat diwawancarai Wartawan.

“Terkait Insentif kami sudah merancang bahwa kedepannya akan kami susun untuk insentif, karena selama ini kita memberikan bantuan itu langsung ke masjid, tinggal masjid itu mengelolanya apabila nanti mengelola untuk biaya operasional Mesjid itu sendiri atau mungkin ada perbaikan ataupun pengembangan Mesjid,” ungkapnya.

Fahrizal menjelaskan terkait penggunaan oleh oleh pihak masjid, seperti operasional TPA atau yang lain itu sudah terserah cara pengelolaan pengurus masjid itu sendiri.

“Nanti kita buat aitemnya ke ustad serta guru-guru, dan kita akan hitung berapa banyak dan mungkin kita kaji dengan total nilainya. Karena itu semua merupakan dari penghargaan pihak Provinsi kepada ustad yang membimbing generasi muda kita agar mengenal tentang Al Qur’an untuk dimasa akan datang menjadi lebih baik.” tutur Sekda.

“Disamping itu saya juga mengaharapkan, dengan adanya kegiatan Buka Puasa Bersama serta keagamaan ini kita semua bisa menjadikan diri kita sebagai Akhlak yang baik dan semoga kita semua akan mendapatkan rahmat dan hidayahnya untuk kita semua,” tutupnya. (Ris/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.