Kesehatan

Bakal Miliki Oksigen Generator, RSUD Abuya Kangean Juga Tambah Ruang Inap Tahun ini

×

Bakal Miliki Oksigen Generator, RSUD Abuya Kangean Juga Tambah Ruang Inap Tahun ini

Sebarkan artikel ini
Bakal Miliki Oksigen Generator, RSUD Abuya Kangean Juga Tambah Ruang Inap Tahun ini
RSUD Abuya Kangean (foto udara)

Bakal Miliki Oksigen Generator, RSUD Abuya Kangean Juga Tambah Ruang Inap Tahun ini

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) terus melakukan peningkatan fasilitas kesehatan (faskes) baik bersifat kebutuhan pasien maupun pembangunan fisik pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean.

Pada tahun 2024 ini, RSUD Abuya Kangean Kabupaten Sumenep, Jawa Timur akan segera memiliki atau menyediakan oksigen generator sebagai salah satu penunjang kebutuhan pasien yang ada sebagaimana yang diharapkan Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memprioritaskan kebutuhan pasien dan layanan kesehatan di Kepulauan.

Sebagaimana diketahui, bahwa oksigen generator merupakan alat atau mesin yang dapat menghasilkan oksigen O2 dengan tingkat kemurnian yang diinginkan. Cara kerja oksigen generator adalah dengan menyaring oksigen dari udara disekitarnya, memisahkan antara oksigen dan nitrogen dari udara.

Dalam kesempatan media menemui Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(P2KB) Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) Moh. Nur Insan menjelaskan, tahun 2024 ini RSUD Abuya Kangean akan mandiri memproduksi oksigen generator.

“Sebagaimana harapan Bapak Bupati yang didukung oleh pak Plt Kadinkes bahwa oksigen generator ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan oksigen di RSUD Abuya Kangean, bahkan puskesmas sekitar, yang ada di kepulauan” katanya.

Namun kata Nur Insan, ada perbedaan dengan oksigen yang dipakai di RSUD dr H. Moh Anwar Sumenep, dimana di RSUD Abuya nanti akan memakai mesin. Sedang RSUD Moh Anwar dengan cairan yang didatangkan.

“Kesulitannya kami tidak mungkin mendatangkan cairan ke kepulauan Kangean. jadi kami memakai mesin, kalau cairan itukan harus diangkut melalui kapal dan itu sangat beresiko” ungkapnya.

Akan tetapi lanjut pria kelahiran Kepulauan Kangean itu, dengan generator ini nantinya, tidak akan ada lagi di kepulauan kesulitan oksigen. Dimana mesin tersebut bisa memproduksi sampai 10 tabung oksigen dalam sehari.

“Maka ketika ini (oksigen, red) sudah mampu memproduksi sendiri, pastinya RSUD Abuya akan dijadikan tempat oksigen sentral, untuk memenuhi kebutuhan oksigen sarana kesehatan di kepulauan,” terangnya.

Sedang tambah Nur Insan, untuk anggaran pengadaan mesin oksigen generator merupakan anggaran dari APBN sekitar Rp 4,8 miliar. Tentu dengan terealisasinya oksigen generator nanti dapat mengatasi ketersediaan oksigen di kepulauan.

Untuk penambahan pembangunan ruang inap, Nur Insan memastikan juga akan digarap tahun 2024 dengan bantuan dana APBN bersamaan dengan anggaran oksigen generator. Termasuk pembangunan lainnya.

“Untuk ruang rawat inap (Kris) kita dapat Rp Rp 3,75 miliar, sarana gedung instalasi pemeliharaan Rp 1,27 miliar, sarana gudang limbah Rp 790 juta sarana gudang laundry Rp 1,9 miliar, Gedung PICU/NICU Rp 2,29 miliar, Rumdis 2 unit Rp 700 juta” pungkasnya.

× How can I help you?