https://limadetik.com/

Kukuhkan 107 Kepala Sekolah, Bupati Pamekasan Pesan Jangan Main – main Soal Pendidikan

  • Bagikan
IMG 20200318 WA0123

PAMEKSAN, Limadetik.com — Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengukuhkan sebanyak 107 Kepala Sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di aula kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, Jum’at (17/01/2020) Jl. Dirgahayu.

Pengukuhan tersebut disaksikan Wakil Bupati Raja’e dan sejumlah jajaran pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Turut hadir Ketua DPRD Pamekasan, Fathor Rohman bersama Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Sahur menyaksikan para kepala sekolah diambil sumpah oleh bupati Baddrut Tamam.

https://limadetik.com/

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya sebagai kepala sekolah dari tingkat SDN dan SMP, semoga 107 kepala sekolah ini dapat bekerja dan melaksanakan tugas dengan baik dan profesional,” tutur Bupati Baddrut Tamam.

Lebih lanjut Bupati muda ini menegaskan, dibawah kepemimpinan dirinya dan wabup, tak boleh ada yang bermain-main soal pendidikan. Sebab, menurut Ra Baddrut, bila pendidikan dipermainkan, maka akan berdampak fatal kepada peserta didik.

“Di bawah kepemimpinan saya, dan pak Wabup agar jangan main-main soal pendidikan, karena dampaknya langsung kepada siswa dan siswinya. Mutu pendidikan yang utama adalah bagian dari pembentukan karakter dan sikap kita akan menentukan di masa yang akan datang,” katanya, mengingatkan.

Orang nomor satu di kabupaten berslogan Gerbang Salam ini kembali menegaskan, bahwa kepemimpinan dirinya bersama wabup hanyalah alat perjuangan dan pengabdian. Sehingga, ia tak ingin ada isu soal jual beli jabatan

Komitmen itu disampaikan bupati Baddrut Tamam demi mewujudkan cita-cita Pameksan Hebat, Rajjah, Bajrah dan Parjugah.

“Kami bersama pak wabup berkomitmen untuk tidak memperual belikan jabatan. Siapapun yang ingin jabatan silahkan buktikan dengan prestasi. Sebab orientasi baru yang harus dilakukan dalam dunia pendidikan di Pamekasan adalah membangun etos baru kepemimpinan disetiap sekolah dan pendidikan adalah prioritas. Pemerintahan kami harus bersih dan melayani,” tandasnya. (arif/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan