SURABAYA, limadetik.comPanglima Komando Armada II  Laksamana Muda TNI Mintoro Yulianto, S.Sos, M.Si., selaku penerima Apel gelar kelengkapan pasukan Latihan Operasi Amfibi (Latopsfib) Koarmada II, yang di ikuti seluruh pesrta latihan, bertempat di Markas Komando Armada II (Koarmada II). Kamis (16/05/2019).

Dalam amanatnya Pangkoarmada II menyampaikan sebagai komponen utama pertahanan negara di laut, TNI AL melaksanakan tugas TNI matra laut dalam menjamin tetap terjaganya kedaulatan NKRI di perairan Yuridiksi Nasional, upaya tersebut dilaksanakan dalam bidang pertahanan, penegakkan hukum dan menjaga keamanan wilayah laut Yuridiksi Nasional, selain itu TNI AL melaksanakan tugas TNI dalam pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut, serta melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan laut.

Lebih lanjut Pangkoarmada II menyampaikan trend dinamika lingkungan strategis belakangan ini terus menempatkan laut sebagai obyek konflik antar negara, maka tantangan tugas yang dihadapi oleh TNI AL tentu menjadi semakin berat dan kompleks, hal ini menuntut kesiapan personel dan alutsista yang di miliki TNI AL guna menghadapi berbagai kemungkinan situasi yang terjadi, oleh karenanya, diperlukan upaya-upaya untuk menjamin keberhasilan pelaksanaan tugas, diantaranya adalah kegiatan latihan yang harus dilaksanakan secara terus menerus, bertingkat dan berlanjut, mandiri maupun gabungan, baik dalam skala Nasional maupun Internasional.

“Gelar pasukan yang dilaksanakan ini, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan latihan Operasi Amfibi Koarmada II untuk melaksanakan pengecekan kesiapan personel dan material yang terlibat pada manuver lapangan Latopsfib, untuk itu apabila masih terdapat kekurangan/kendala atau keraguan dalam persiapan, agar sisa waktu yang ada ini segera dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan adakan koordinasi yang baik untuk mencari jalan keluar, sehingga memperoleh keyakinan kesiapan unsur, senjata, material dan kesiapan personel, demi suksesnya pelaksanaan latihan”. Pungkasnya.

“Latihan ini harus dapat dimanfaatkan secara optimal, guna meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengaplikasikan doktrin, taktik dan teknik operasi Amfibi ke dalam perumusan rencana operasi sesuai keadaan nyata di lapangan, kita harus mampu mengkaji, mengevaluasi dan mengatasi berbagai permasalahan yang timbul, menerapkan sistem koordinasi mengenai operasi Amfibi yang terarah dan terpadu antar segmen-segmen yang saling berkaitan dalam kegiatan operasi, melaksanakan perencanaan, persiapan, pelaksanaan serta pengendalian operasi”. Tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kaskoarmada II, Danguspurlakoarmada II, Irkoarmada II, Pater Sahli Pangkoarmada II, Asisten Pangkoarmada II, Sahli Pangkoarmada II, Kasatker Koarmada II, Komandan KRI di Pangkalan Surabaya.
(Koarmada II/dyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here