https://limadetik.com/

Punya Cita-cita Sejak Kecil, Anggota Himpass Lolos Seleksi Perssu

  • Bagikan
Punya Cita-cita Sejak Kecil, Anggota Himpass Lolos Seleksi Perssu
FOTO: Kurdiyani, pemain Perssu

SUMENEP, LimaDetik.Com – Setiap langkah yang diniatkan dengan baik, maka akan membuahkan hasil yang baik pula. Mungkin begitulah apa yang saat ini dituai oleh seorang putra kepulauan sapeken yang saat ini dinyataka resmi lolos masuk dan bergabung dalam tim sepak bola Kabupaten Sumenep “Perssu”.

Adalah Kurdiyani (20), remaja asal Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini telah berhasil melawati tahapan demi tahapa serta tantangan demi tantangan untuk masuk kepada Klub sepak bola Kabupaten Sumenep, yakni tepatnya Persatuan Sepak Bola Sumenep (Perssu).

https://limadetik.com/

Sekilas Kurdiyani bercerita awal mula dirinya terdorong untuk ikut bergabung dalam sebuah klub sepak bola Kabupaten Sumenep terdorong dari cita-cita nya sejak masih di bangku SD.

“Saya punya cita-cita sejak kecil, saat itu saya baru kelas 3 SD, dan saya suka main bola. Saat itulah saya selalu tertarik dengan sepak bola” kata Kurdiyani kepada redaksi limadetik.com, Minggu (4/7/2021).

Kurdiyani pun melanjutnkan ceritanya, ketika ia sudah memasuki bangku sekolah lanjutan, tepatnya SMPN 2 Sapeken, pemuda yang saat ini menjadi aktivis Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep itu pun mulai meraih beberapa prestasi olahraga khususnya sepak bola antar pelajar.

“Awal mula masuk SMPN 2 Sapeken saya langsung ikut kegiatan olahraga sepak bola, dan saat itu ada pertandingan bola antar pelajar. Dan saya salah satu pemainya, Alhamdulillah kami (tim SMPN 2) menang” terangnya.

Menurut Yani sapaan akrabnya, dirinya tidak hanya bercita cita menjadi pemain bola di tingkat Kabupaten, namun dengan semngatnya yang kuat dia berharap akan menjadi seorang pemain Timnas Indonesia.

“Kalau harapan sih, saya malah bermimpi menjadi pemain Tim Nasional Indonesia suatu saat nanti. Dan saya rasa kami semua yang ada di klub Perssu punya harapan dan mimpi yang sama” ungkapnya.

Lebih lanjut pemuda yang saat ini menempuh pendidikan di STKIP PGRI Sumenep bercerita, jika sebelumnya dia tidak menyangka akan masuk dan diterima di klub sepak bola Perssu. Sebab dengan persaingan ketat akhirnya dia masuk dalam 25 pemain Perssu.

“Ada banyak yang ikut seleksi, seingat saya ada sekitar 40 lebih orang yang ikut tes tahap pertama temasuk saya. Namun setelah tes tahap kedua dan ketiga lebih banyak lagi, akhirnya saya masuk orang yang beruntung karena lolos untuk bergabung dengan Perssu” paparnya.

Saat ditanya apakah mendapatkan kesulitan sejak awal pendaftaran, Kurdiyani dengan santai mengatakan tidak ada kesulitan sama sekali. Baik dari pendaftaran administrasi maupun saat tes.

“Pendaftarannya sangat mudah, saya cukup membawa KK, KTP dan berkas lainnya. Tidak ada biaya sepeserpun, bahkan kami semua dilayani dengan cukup baik dan dikasi minum serta jajan saat mendaftar. Jadi pada intinya pelatih benar-benar professional” tukasnya.

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan