Sosbud

Bersama Dinsos P3A dan OPD Lainnya, Bupati Sumenep Gelar Festival Kreasi Anak Yatim

×

Bersama Dinsos P3A dan OPD Lainnya, Bupati Sumenep Gelar Festival Kreasi Anak Yatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20240107 WA0224 1

Bersama Dinsos P3A dan OPD Lainnya, Bupati Sumenep Gelar Festival Kreasi Anak Yatim

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Kepedulian Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terhadap anak yatim tidak perlu diragukan lagi, hal itu dibuktikan dengan digelarnya festival kreasi anak yatim oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) setempat bersama sejumlah OPD dan juga Baznas yang dipusatkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (7/1/2024).

Dalam acara tersebut, para anak yatim menampilkan sejumlah kreasi, mulai dari penampilan kreasi seni dan budaya yang dibawakan secara apik oleh siswa siswi sekolah dasar yang ada di Kecamatan Kota Sumenep.

Turut hadir, Sekda Sumenep Edy Rasyadi, Didik Wahyudi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, para kepala OPD Sumenep dan Kabag Kesra Kamiluddin.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa festival kreasi anak yatim adalah agenda tahunan yang selalu dilaksanakan di awal tahun.

“Melalui kegiatan festival kreasi anak yatim yang kita laksanakan setiap tahun ini, semoga mampu memberikan kemudahan kepada kita khususnya kepada pemerintah, dalam rangka mewujudkan Indonesia unggul mandiri dan sejahtera,” kata Bupati.

Sambung Bupati, kegiatan festival kreasi anak yatim ini merupakan salah satu cara pemerintah untuk menyampaikan kepada masyarakat, bahwa seluruh masyarakat mempunyai rasa yang sama, memiliki empati yang sama untuk bersama sama terhadap anak yatim, yang berada di Kabupaten Sumenep.

Selama tahun 2023, lanjut Bupati, di setiap aktivitas kegiatan yang dilaksanakan pemerintah daerah selalu melibatkan anak yatim. Begitu juga di awal tahun 2023 kemarin tetap diawali dengan Festival anak yatim.

“Melalui kreasi ini diharapkan mampu membawa mereka terhadap lingkungan yang positif. Semua anak yatim mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan pembangunan untuk Indonesia dan Kabupaten Sumenep khususnya” harap Fauzi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain menyampaikan, bahwa sebagai OPD yang terlibat dalam kegiatan festival kreasi anak yatim merasa bangga karena bisa ikut serta membuat para anak yatim tersenyum bahagia layaknya anak-anak orang lain di luar sana.

“Kami Dinsos P3A Sumenep senantiasa hadir dan untuk para anak yatim, karena kita merasa, bahwa mereka adalah kita dan kita adalah mereka, artinya apa yang menjadi beban mereka harusnya juga menjadi beban kita” ujarnya, Senin (8/1/2024).

Kadinsos Dzul juga mengajak kepada seluruh masyarakat Sumenep yang memiliki kemampuan agar ikut serta terlibat dalam persoalan kehidupan anak yatim di Sumenep, sehingga buka hanya pemerintah yang ikut memikirkannya, namun bagaimana masyarakat juga bisa terketuk hatinya untuk anak yatim.

“Semakin banyak orang peduli terhadap anak anak yatim kita, maka akan semakin terasa kebahagiaan itu. Jadi siapa saja yang merasa memiliki kemampuan untuk menyantuni anak yatim silahkan, itu lebih bagus tidak harus kita menjadi kaya dulu baru memikirkan mereka (anak yatim, red)” pungkasnya.

Kegiatan festival kreasi anak yatim ini, setidaknya ada 342 anak yatim yang didampingi oleh 300 orang tua maupun keluarganya. Selain memberikan santunan kepada anak yatim, Bupati Sumenep juga memberikan voucher belanja di UMKM kepada setiap anak yatim sebesar Rp. 15.000 per orang.

× How can I help you?