https://limadetik.com/

Cakades Pasongsongan Salamin Berpolitik Santun

  • Bagikan
IMG 20191103 WA0042

SUMENEP, limadetik.com — Perhelatan pesta demokrasi Pilkades serentak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sudah tinggal 4 hari lagi. Tentu para Cakades telah menerapkan beberapa strategi dan jurus ampuh yang menurutnya bisa mengatrol perolehan suara.

Perspektif antar Cakades dalam menyoroti suasana di desanya tentu juga berbeda dengan Cakades pesaingnya. Mereka sama-sama mencari celah atau kans yang bisa menarik pemilih menjatuhkan aspirasinya pada dirinya.

https://limadetik.com/

Salah satu dari 5 diantara Cakades Pasongsongan, Kabupaten Sumenep yang menerapkan politik santun adalah Salamin. Sebagai mantan Kepala Desa Pasongsongan selama satu periode, ia sangat yakin kalau warga Pasongsongan akan menjatuhkan pilihan kepadanya.

Baginya tidak perlu melakukan black campaign dan berkonfrontasi politik untuk menjungkalkan rivalnya. Sebab baginya dua jurus itu najis.

“Masyarakat Pasongsongan sudah tahu siapa saya dan hasil kerja yang telah saya lakukan selama menjadi Kades Pasongsongan. Plus-minus tentang kepemimpinan seseorang memang lazim berlaku bagi siapa saja. Adalah karya nyata yang bisa menjawab, bukan kata-kata. Sebab kata-kata bisa dusta, sedangkan kerja nyata adalah realita yang tak terbantahkan lagi,” ujar Salamin pada limadetik.com di kediamannya di Dusun Lebak Pasongsongan, Minggu (3/11/2019).

Cakades yang berada di nomer urut 2 ini memang lebih mengedepankan suasana adem-ayem. Suasana yang tenang tanpa ada ketegangan. Menurutnya masyarakat Pasongsongan sudah banyak yang pintar dan mengerti. Ia lebih mengedepankan logika, bukan dusta yang dibungkus dengan janji-janji belaka.

Lebih jauh Cakades Salamin memaparkan, strategi politik santunnya sebagai ujung tombak yang bisa menarik simpati warga. Desa Pasongsongan yang mempunyai pelabuhan pesisir pantai terbesar di Pulau Madura ini sepantasnya dapat memiliki Kepala Desa yang cerdas. Mampu mengayomi warganya dengan baik sehingga kesejahteraan lahir dengan sendirinya.

“Bagaimana kemakmuran akan diraih, sementara warganya tidak rukun. Kalau kerukunan sudah mendarah-daging, jelas warga akan giat berkarya,” tegasnya menyikapi suasana Pasongsongan yang agak tegang pra Pilkades berlangsung.

Berikut petikan visi misi Cakades Salamin:
Visi: Terwujudnya Desa Pasongsongan ASRI (Aman, Sejahtera, Mandiri, dan Adil).
Misi:
1. Menjaga keamanan dan ketertiban Desa Pasongsongan melalui semangat gotong-royong (meningkatkan siskamling, kerja bakti).
2. Menjaga keharmonisan dan toleransi dalam kehidupan berbudaya dan beragama masyarakat Desa Pasongsongan (mengadakan pertunjukan budaya, menyelenggarakan hari besar keagamaan).
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pasongsongan melalui pemenuhan fasilitas dan aksesibilitas di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
4. Meningkatkan ekonomi desa secara mandiri melalui pengelolaan produk unggulan desa.
5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
6. Meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara optimal.

Lebih jauh Cakades Salamin mengatakan, kalau dirinya tetap menjalin komunikasi hangat dengan para Cakades lain. “Jalinan kemesraan, bukan permusuhan. Soal persaingan itu pasti,” ujar Salamin singkat. (Yant Kaiy/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan