https://limadetik.com/

Ratusan Mahasiswa Kepung DPRD Sumenep Tolak UU Cipta Kerja

  • Bagikan
AddText 10 08 12.04.13
Demo mahasiswa Aliansi Mahasiswa Sumenep di Gedung DPRD Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Sejak pukul 09.00 Wib pagi sejumlah aktivis mahasiswa di Sumenep dari HMI hingga Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) bergantian melakukan unjuk rasa di depan gedung parlemen DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kedatangan mahasiswa menuntut pemerintah terkait Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Kordinator aksi Aliansi Mahasiswa Sumenep (AMS) Abd.Mahmud menegaskan dalam orasinya bahwa UU Omnibus Law yang sudah disahkan anggota DPR RI pada tanggal 5 Oktober 2020 merupakan langkah yang sangat mengerikan dan menghancurkan masyarakat terkhusus para pekerja.

https://limadetik.com/

“DPR RI telah dengan sengaja melakukan kedzoliman terhadap rakyat Indonesia dengan cara diam-diam tengah malam mengesahkan Undang-udang Omnibus Law” kata Mahmud.

DPR RI tegas Mahmud, secara prinsip merupakan perwakilan rakyat dari sekian daerah untuk menyampaikan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat secara utuh dan menyeluruh, bukan malah sebaliknya akan memberangus rakyatnya sendiri dengan cara-cara yang terhina.

Berita terkait: Pertanyakan UUD Cipta Kerja, Ratusan Mahasiswa Demo DPRD Sumenep

“Kenapa DPR saat ini justru akan membunuh rakyatnya sendiri. Padahal DPR RI ini sebagai representasi masyarakat daerah yang mempunyai tanggung jawab penuh akan kesejahteraan rakyatnya sebagaimana yang diamanahkan konstitusi” tegasnya dengan lantang di atas mobil saat orasi.

Lebih lanjut Mahmud mencontohkan, rumusan undang-undang yang menjadi kewenangan DPR secara fundamental harus merupakan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh tanpa terkecuali.

Berita terkait: HMI Cabang Sumenep Gruduk Gedung DPRD, Ratusan Personel Polisi di Siagakan

“Inikan kita jadi dikesampingkan oleh bapak-bapak yang ada di DPR, khususnya DPR RI, seharusnya DPR RI ini mengakomidir kepentingan rakyatnya secara kolektif tanpa diskriminasi yang kemudian mempunyai implikasi untuk perbaikan kehidupan publik secara menyeluruh” tukasnya.

Selama orasinya, Aliansi Mahasiswa Sumenep beberapa kali meneriaki DPRD Sumenep goblok dan waria karena mereka tidak segera menemui para pengunjuk rasa. Kendati demikian, aksi mahasiswa ini tetap tertib dan terkendali dengan pengawalan ketat pihal kepolisian. (yd/yd) 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan