SITUBONDO, Limadetik.com – Hari kedua, sidang pra peradilan gugatan di gelar di Pengadilan Negeri Situbondo bertempat di Ruang Sidang Cakra 2 sekitar pukul 09.30 – 10.11 Wib, Selasa (30/01/2018).

Sidang Perdana Pra Peradilan yang dipimpin langsung oleh Hakim Tunggal, I Made Aditya Nugraha, SH. MH, serta didampingi oleh Panitera Pengganti.

Berita terkait :
1. (https://limadetik.com/3065-2/)

2. (https://limadetik.com/sidang-perdana-pra-peradilan-gugatan-ketum-gp-sakera-atas-polres-situbondo-rp-10-milyar/).

Pantauan Limadetik.com diberitakan sebelumnya Aktivis Ketum Gp Sakera (Gerakan Perlawanan Anti Korupsi, Edukasi, Resistensi dan Advokasi) Kabupaten Situbondo yakni sebagai Pemohon yang tetap diwakili oleh 1 (satu) orang yakni Syaiful Bahri.

Sedangkan dari pihak Termohon Polres Situbondo diwakili oleh 2 (dua) orang diantaranya: Masykur, SH, Teguh Wicaksono, SH.MKn.

Sebelumnya, dalam permohonan gugatan yang disampaikan Pemohon adalah terkait Pencabutan SP3 (Surat Perintah Pencabutan Penyelidikan) Oleh Polres Situbondo dan Membayar Denda Sebesar Rp. 10 Milyar.

Terkait hal tersebut yang disampaikan oleh Syaiful Bahri, yang sekaligus sebagai Ketum Gp Sakera Situbondo atas Replik atau jawaban dari Termohon dalam perkara No. 01/Pid.Pra/2018/PN.Sit., bahwa:

“Pemohon tetap pada dalil-dalilnya sebagaimana yang dikemukakan Pemohon dalam Gugatan dan secara tegas menolak seluruh jawaban Termohon pada sidang Perdana kemarin”.

Kemudian Sidang Pra Peradilan diskors atau dilanjutkan sekitar pukul 14.00 Wib.

Syaiful Bahri, mengatakan “Kami tetap akan menghargai proses hukum serta berupaya menempuh jalur hukum berupa Replik yang saya bacakan sendiri”. (Aka/Ozi/yd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here