https://limadetik.com/

Aktivis KARSA Kembali Soroti Tambang Galian C Ilegal di Wilayah Ganding Sumenep

Aktivis KARSA Kembali Soroti Tambang Galian C Ilegal di Wilayah Ganding Sumenep
FOTO: Audiensi tambang Galian C Ilegal Aktivis KARSA bersama Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Polemik tambang galian C ilegal di wilayah Kecamatan Ganding, Kabupaten kembali menjadi sorotan aktivis KARSA atau Kesatuan Aspirasi Rakyat Sumenep Sejahtera.

Atas sorotan tersebut, Aktivis KARSA kembali menggelar audiensi dengan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Bagian Perekonomian dan SDA, prihal kejelasan tambang Galian C Ilegal khisusnya yang ada di wilayah Kecamatan Ganding, Kamis (10/2/2022).

limadetik branding

Rida Halil, kordinator Aktivis KARSA dalam audiensi bersama Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep Achmad Laily Maulidy mengatakan, merasa ada yang janggal, sebab jawaban yang diterima para aktivis dari perwakilan Pemkab Sumenep masih tetap saja dengan jawaban sebelumnya.

Baca Juga :  Laka Laut di Sapeken, 2 Penumpang Belum Ditemukan dan 1 Orang Meninggal

“Kenyataan yang kami Aktivis KARSA terima sama saja dengan sebelum-sebelum nya, yaitu Pemkab Sumenep tidak punya hak dalam hal ini, audiensi yang di hadiri oleh pak Achmad Laily Maulidy ini banyak menyisakan tanda tanya bagi kita” katanya.

Bahkan para aktivis KARSA menilai, Sumenep masih kurang serius dalam bertindak, padahal kalau sudah jelas bahwa tambang Galian C tersebut ilegal namun tetap saja dibiarkan tanpa penindakan.

“Apa lagi yang perlu dipertimbangkan, bukankah setiap instansi punyak payung hukum sendiri untuk menjaga keharmonisan Sumenep. Ini pekerjaan ilegal malah tetap dibiarkan” tandasnya.

Baca Juga :  Peduli Duafa, Pengelola Gua Soekarno Bagi-bagi Sembako

Dalam hal tambang Galian C ilegal ini, pihak Pemkab Sumenep kata Rida hanya beralibi sudah melakukan surat teguran kepada pengelola tambang Galian C, namun ketika aktivis KARSA meminta bukti teguran tersebut justru tidak diberikan Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep.

“Begitu jelas, ketidak seriusan Pemkab Sumenep, mereka (pemkab) bilang ada bukti teguran pada pelaku tambang galian C ini, saat kita minta sama Achmad Laily Maulidy (bukti) karena kami ingin tahu kebenarannya, padahal kita hanya minta foto saja, tapi bukti itu tidak di berikan” tegasnya menyampaikan.

Baca Juga :  THR PNS Segera Cair, Sekda Sumenep: Paling Cepat H-10 Lebaran

Aktivis KARSA pun menuding, bahwa surat teguran kepada pada pelaku tambang galian c ilegal bisa jadi tidak pernah diberikan atau tidak ada, tentu hal ini menandakan tidak ditanggapi serius oleh Pemkab Sumenep.

“Buktinya kita mau foto saja tidak dikasih dan tambang Galian C ilegal yang ada di Sumenep ini kususnya wilayah Gamding tetap beroperasi. Maka kami aktivis KARSA sepakat, bahwa akan mengusut kasus ini sampai ke Polda Jatim hingga ke Pusat” tukasnya.

Tinggalkan Balasan