Safari Ramadhan, Wabup Pamekasan Ajak Pemuda dan Masyarakat Jauhi Narkoba

Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy'ari saat memberikan Arahan di Pendopo Kecamatan Palengaan, kepada hadirin usai memberikan bantuan kepada anak yatim. [ar/tm]

PAMEKASAN, Limadetik.com – Safari Ramadhan yang ke 3, Wakil Bupati Pamekasan, Khalil Asy’ari mengajak, agar generasi muda dan masyarakat menjauhi dan menjaga barang haram (narkoba) yang kini sudah menjamur ke pelosok desa-desa merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, Rabu (31/5) malam di Palengaan.

Hal itu disampaikan usai dirinya menyerahkan bantuan berupa beras 5 kg kepada 10 anak yatim serta uang sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah.

Sebelum ke Palengaan yang dikenal dengan kecamatan santri, dirinya berbuka bersama di kecamatan Pegantenan didampingi Sekda bersama Forkopimda Kabupaten Pamekasan, serta bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan rombongan.

Orang nomor 2 di Kabupaten Pamekasan ini menyampaikan, generasi muda saat ini merupakan penerus masa depan yang tidak boleh terjerumus dengan narkoba.

“Mari kita jaga generasi kita, karena banyak ancaman-ancaman yang dapat merusak generasi penerus kita, ini ada disekitar kita, diantaranya, maraknya narkoba atau obat-obat yang terlarang,” ungkapnya dalam memberikan arahan di Pendopo Palengaan.

Ini harus dijaga bersama, paling penting adalah, masing-masing keluarga untuk menjaga agar anak-anaknya selamat dari ancaman-ancaman yang bisa merusak mental, aqidah, dan pikiran, diantaranya narkoba.

“Narkoba ini bisa datang dengan tiba-tiba,  tidak tau datangnya dari mana, dan sangat menggiurkan, apalagi barangnya kecil dan sedikit, tapi bisa mendatangkan uang yang besar, akan tetapi dampaknya kepada fisik itu sangat luar biasa,” ajak mantan alumnus pesantren Banyuanyar ini.

Oleh karena itu lanjutnya, generasi kita yang jadi ancaman dan sasaran utamanya anak-anak muda, mari kita jaga bersama, diimbau kepada seluruh masyarakat terlebih orang tua, agar sama-sama ikut menjaga.”Karena, generasi kita yang akan meneruskan kepemimpinan yang ada saat ini,” sambungnya.

Kalau yang meneruskan, kata Khalil Asy’ari rusak, maka tidak bisa dibayangkan kondisi daerah ini. Oleh karena itu, sekali lagi, tegas ketua BNNK ini, agar bersama-sama tidak hanya tanggung Jawab 1 klompok atau pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua untuk sama-sama menjaga kondisi ini.

Terakhir, Wabup meminta, di akhir penghujung bulan puasa, masyarakat Pamekasan akan menyambut hari kemenangan, maka dari itu, sambutlah dengan kegembiraan tanpa ada hal-hal yang menyimpang, tidak boleh ada kegiatan takbir yang melanggar peraturan.

“Kepada Camat, seluuruh kepala desa, tokoh masyarakat, agar mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir yang merusak ketenangan, ketentraman dan kenyamanan bersama, puasa kita jangan dirusak dengan perbuatan yang hanya 1 malam itu saja, sambutlah kemenangan seperti takbir biasa saja, tidak boleh ada yang melanggar dan mengganggu lalu lintas,” tandas Wabup Khalil Asy’ari.

 

[Arifin/Toni]

LEAVE A REPLY