umroh 12 hari

Gedung Islamic Center Sumenep Jadi Saksi Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba

Kegiatan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba itu dihadiri kurang lebih 300 orang.

Gedung Islamic Center Sumenep Jadi Saksi Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba
FOTO: Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Gedung Islamic Center Sumenep

SUMENEP, Lamadetik.com – Gedung Islamic Center Sumenep menjadi saksi deklarasi madura produktif tanpa narkoba. Dalam deklarasi itu, Polres Sumenep bersama sejumlah tokoh agama, para Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa bersatu padu dan sepakat menolak narkoba, Kamis (19/5/2022).

Menindak lanjuti arahan Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Dr. H. Moh. Mahfud Mahmodin, Polda Jatim beserta Jajaran termasuk Polres Sumenep menyikapi arahan tersebut dengan melakukan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba bertempat di Islamic Center Sumenep.

umroh 9 hari

Kegiatan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba bersama Polres Sumenep dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep, Wakapolres Sumenep, Kasdim 0827 Sumenep, Kemenag Sumenep, Kepala Bakesbangpol Sumenep, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Sumenep, Ketua FKUB Sumenep, Ketua PCNU Sumenep, Ketua Muhammadiyah Sumenep, para Kades Se Kabupaten Sumenep, para Bhabinkamtibmas Polres Sumenep dan para Bhabinsa Kodim 0827 Sumenep.

Kegiatan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba itu dihadiri kurang lebih 300 orang.

“Pada kegiatan ini, Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, sendiri menghadiri kegiatan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Universitas Trunojoyo Bangkalan yang dihadiri oleh Forkopimda Jatim” ungkap Kasi Humas Polres Sumenep Akp Widiarti S.

Isi dalam Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba tersebut ialah. “Kami Masyarakat Madura menyadari bahwa narkoba bisa menghancurkan masa depan dan generasi penerus bangsa, oleh karena itu kami berikrar untuk :

Gedung Islamic Center Sumenep Jadi Saksi Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba
FOTO: Para peserta deklarasi madura produktif tanpa narboka

1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah kami serta menyatakan perang melawan narkoba.

Baca Juga :  Ngobrol Migas bersama Koalisi Pemuda Independen

2. Mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sesuai dengan peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Memajukan Kampung Kami menjadi kampung yang produktif, religius, sehat dan bebas dari Narkoba.

Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Polres Sumenep juga dilaksanakan di Ponpes Nazyrul Ulum Desa Aeng Dake Kec. Bluto Kab. Sumenep yang Diikuti oleh Kapolsek Bluto, Pengasuh Ponpes, para guru dan santri dengan jumlah kurang lebih 250 orang.

Perkembangan ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika selama tahun 2022 kata Widi, Polres Sumenep telah berhasil ungkap 45 kasus dengan 60 tersangka, maka pemerintah mendorong deklarasi madura produktif tanpa narkoba.

“Rata-rata pelaku tindak pidana narkotika berada di kalangan dewasa keatas yaitu diusia 25-64 tahun” demikian Widi menyampaikan pada acara deklarasi madura produktif tanpa narkoba.

Tinggalkan Balasan