SUMENEP, limadetik.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur komitmen memberikan pelayanan prima kepada pasien dan keluarganya.

Hal itu pihak managemen rumah sakit plat merah berikan tidak hanya terhadap keluarga dari kalangan tertentu. Buktinya, beberapa waktu lalu sempat ada pasien berasal dari keluarga kurang mampu yang terkendala.

Pasien yang masih bayi menjalani perawatan di ruang NICU ini berasal dari Kecamatan Ambunten. Setelah menjalani perawatan memiliki tagihan hingga belasan juta rupiah. Sementara keluarga tidak memiliki kemampuan sesuai jumlah tagihan. Akhirnya pihak rumah sakit ikut mencarikan solusi.

Orang tua pasien, Fawait yang mengaku lega dan sangat berterimakasih kepada pihak rumah sakit karena telah membantu masalah yang dihadapinya hingga akhirnya selesai.

“Kami berterima kasih kepada pengawai dan utamanya Ibu Direktur rumah sakit,” katanya.

Awalnya Fawait putus asa karena merasa tidak memiliki kemampuan untuk membayar tagihan biaya bayinya. Segala upaya sudah dilakukan tapi tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia mendatangi Instalasi Peduli Pelanggan (IPP) untuk menyampaikan permasalahannya.

Kepada IPP yang saat itu diterima oleh staff di IPP, Herman Wahyudi, pria berambut pendek itu menyampaikan permasalahan yang dihadapi. Bahkan ia mengaku rela jika anaknya diasuh oleh pihak rumah sakit.

Atas petunjuk dari direktur, keluarga pasien akhirnya didampingi oleh staf IPP untuk dibantu mencari jalan keluar atas permasalahan yang dialami. Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan dihubungi untuk bersama-sama mencari jalan keluar. Hingga akhirnya diputuskan bahwa pasien bisa mendapatkan jaminan persalinan (Jampersal) dari Dinas Kesehatan.

“Setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Saya sudah sampaikan berkali-kali kepada pasien atau keluarga, silahkan sampaikan permasalahan secara prosedural melalui Instalasi Peduli Pelanggan (IPP),” kata petugas IPP Herman Wahyudi

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Moh. Anwar dr. Erliyati, M.Kes membenarkan. Ia mengungkap jika keberadaan IPP adalah untuk membantu masyarakat, pasien atau keluarga pasien yang mengalami kendala di Rumah Sakit

“Kami sudah menyampaikan kepada media bahwa di RSUD ini ada IPP. Silahkan berkomunikasi ke IPP jika ada permasalahan. Kalau belum cukup, saya siap turun langsung untuk membantu mencarikan jalan keluar,” tegasnya. (hoki/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here