Pelatihan Paskibraka di Bangkalan Telan Anggaran Rp 628 Juta

red: rudy

ilustrasi

BANGKALAN, Limadetik.com – Sejak awal 2017, pengelolaan SMA/SMK sudah diambil alih pemerintah provinsi (pemprov). Namun, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan masih mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan pengembangan kreativitas siswa (PPKS). Anggaran pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini mencapai Rp 628.703.750.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika mengatakan, pemprov tidak mendanai pelatihan untuk 70 pelajar SMA/SMK itu. Karena itu disdik di daerah yang menalangi. Tahun depan, kemungkinan program tersebut akan dialihkan ke dinas pemuda dan olahraga (dispora). ”Itu hanya kemungkinan,” terang Bambang Kamis (10/8).

Muatan dalam pelatihan Paskibraka tidak hanya baris-berbaris. Tetapi juga penanaman jiwa nasionalisme. Seleksi dimulai Maret 2017. Akhir Juni sudah dilakukan seleksi akhir. Perwakilan Kota Salak yang dikirim ke tingkat nasional tidak ada yang lolos. ”Kami sudah kirim ke tingkat provinsi,” jelasnya.

Kepala Cabang Disdik Jatim Wilayah Bangkalan Mariyono juga tidak menampik jika program pelatihan Paskibraka tidak menjadi kewenangannya. Paskibraka yang diikutsertakan seleksi merupakan perwakilan dari masing-masing kabupaten. ”Kami tetap koordinasi untuk pelatihan Paskibraka itu karena memakai siswa SMA/SMK,” paparnya.

Pengambilan siswa SMA/SMK sebagai pasukan Paskibraka dikarenakan tidak memungkinkan untuk menyeleksi pelajar SMP, apalagi SD. Karena itu, disdik kabupaten berkoordinasi untuk membina siswa SMA/SMK. ”Karena kabupaten sudah tidak punya SMA/SMK, makanya tetap menjalin koordinasi dengan kami,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman tidak mempermasalahkan penganggaran pelatihan Paskibraka oleh kabupaten untuk siswa SMA/SMK. Itu dimaklumi jika provinsi tidak menyediakan anggaran untuk program tersebut. Sebab terdapat beberapa kebutuhan yang belum didanai oleh provinsi. ”Jadi tidak masalah,” katanya.

Meski demikian, dia menyesalkan perwakilan Paskibraka Bangkalan yang tidak bisa lolos seleksi nasional. Sebab anggaran yang dikucurkan untuk PPKS itu tidak sedikit. ”Sangat disayangkan kalau kita tidak bisa lolos di nasional. Padahal anggaran pembinaannya cukup besar,” ungkapnya.

Pihaknya akan mengevaluasi mengenai kinerja mitranya tersebut. Dengan begitu, penyelenggaraan program bisa dipertanggungjawabkan. ”Kita evaluasi lagi nanti,” janjinya. (*)

LEAVE A REPLY