Inilah Barang Bukti dan OTT KPK di Kabupaten Mojokerto

0
39
kpk ungkap ke publik hasil ott di mojokerto jawa timur siang tadi

Limadetik.com,Jakarta – Beberapa bukti hasil dari OTT KPK dikota mojokerta membeberkan beberapa hasil yang disita termasuk pelaku yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (KPK) sekaligus penetapan terhadap 6 orang tersangka yang diamankan dini hari sabtu (17/6) dan langsung digelandang ke jakarta oleh petugas.

“Selain enam orang yang diamankan, Komiosi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga amankan uang sebesar Rp 470 juta terdiri atau diperoleh dari beberapa pihak,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, di Gedung KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (17/6/2017).

Basaria menambahkan uang itu terdiri dari pengalihan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Mojokerto dan komitmen setoran.

“Diduga hasil pemeriksaan Rp 300 juta tersebut untuk pembayaran komitmen yang seharusnya Rp 500 juta yaitu pengalihan anggaran di dinas PUPR. Lalu Rp 170 lagi diduga ini terkait dengan komitmen setoran, masih dalam pengembangnan terus sampai saat ini. Setoran ini untuk triwulan yang disepakati sebelumnya,” terang Basaria.

Enam orang tersebut adalah Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Umar Faruq, dan M Abdullah Fanani. Sedangkan dua orang lainnya diduga sebagai perantara.

Selanjutnya, KPK resmi menetapkan tiga pimpinan DPRD Kota Mojokerto sebagai tersangka. Ketiganya yaitu Purnomo selaku ketua dan 2 orang wakilnya atas nama Abdullah Fanani dan Umar Faruq.

“Yang menjadi tersangka adalah sebagai penerima PNO, UF, dan ABF,” kata Basaria.

Ketiganya disangka menerima uang dari Kepala Dinas PU Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto. Dia pun ditetapkan KPK sebagai tersangka.

“Dan sebagai pemberi adalah WF,” imbuh Basaria.

Selain itu, 2 orang atas nama H dan T yang diduga sebagai perantara masih berstatus sebagai saksi. (ARN/YD)

loading...

LEAVE A REPLY